Oct 31, 2012

Kita, punya kewajipan Memotivasi diri membina kedekatan jiwa dengan Allah

Bismillah..

Dengan nama Allah yang menghidupkan
yang mengizinkan kejadian peristiwa dan membentuk rupa kehidupan.
Dengan nama Nya yang memberi kesempatan merasai nikmat islam
memberi kefahaman serta pemeliharaan iman dan keamanan.

Sungguh, tak sama kesannya pada hati manusia di sekelilingnya dan hasil dakwah pada hujungnya
jika dilakukan oleh jiwa yang dekat dengan Allah berbanding oleh jiwa yang sedang layu dan punya noda yang belum dimuhasabahkan.

Sungguh, tak sama kesannya pada jiwa individu dan hasil pembentukan dirinya,
jika disentuh saat jiwanya dekat dengan Allah berbanding saat jiwanya sedang layu dan punya tompokan hitam yang belum disucikan.

Justeru, sesaat memahami ini, ia menjadi motivasi buat kita. untuk sentiasa menjaga kedekatan dengan Allah. baik kita nantinya sebagai daienya atau kita sebagai penerimanya..

Ia seharusnya jadi motivasi buat kita supaya mendekat kepada Allah. Ya! silalah fahami ia dengan benar. kerana sesaat memahami ini, ia tidak seharusnya menjadikan kita semakin menolak untuk melakukan tugas daie dengan alasan saya masih banyak lompong2nya kak.. dan rugi juga bila kita menjadikan ia alasan untuk kita rasa ok2 sahaja dengan diri kita bila kita tidak mahu menerima masukan dan membatukan hati atas nasihat dr para murobbiah.

Beginilah tabiat jalan ini.. ia jalan Rabbaniah dan digerakkan oleh individu rabbani. memang sukar. kita bukan lahir2 sebagai insan yang maksum. Tapi cara kita adalah, kita belajar menjadi terbaik, dan terus baik memperbaiki diri seiring berjalannya waktu. selagimana kita belum melangkahkan kaki atau cuba untuk berdiri, selagi itu pertolongan Allah takkan datang.. selagi itu lorong kebaikan yang 500m di hadapan kita takkan bisa terlihatkan.

".. dan Kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri.... " 18:14